Tentunya ia tidak bisa menyalahkan ayah sahabatnya itu. “Boleh ya Om?”.Gadis cantik itu melemparkan senyuman, walaupun jauh di dalam ia sedang gundah. Bokep STW Detik itu juga Cinta merasa kalau langit telah runtuh diatas dirinya. Gadis itu lalu membalikkan tubuhnya dan melihat Rido sudah hampir selesai memakai kembali pakaiannya. “Aduh itu mau banget Om, Cinta kan mau lanjut studi ke luar negeri kayak Om”. “Gak apa-apa”, Cinta tersenyum.Rido adalah seorang pengusaha muda. Dengan tersenyum, gadis cantik itu menerima rangkulan Om Ridwan dan berjalan menuju kamar. Itulah persyaratan yang ditetapkan Cinta. Cinta terus berusaha mengulur waktu. Kemudian ia menutup pintu kamar kosnya. Om Ridwan menggelengkan kepala. “Sebutin saja harganya…”.“Cinta gak mau nerima uang Om”.




















