Kami saling terdiam sesaat, hanya sorot mata penuh arti yang berbicara.Begitu terdengar suara gemericik air shower yang sudah dinyalakan, serta merta Pak Jacky menarikku dalam pangkuannya. Dengan cepat aku membersihkan tubuh, tak lebih 10 menit, jauh lebih cepat dari biasanya kalau aku mandi sendirian. Bokep Ojol Setengah jam kemudian, kami bertiga sudah duduk di coffea shop, sambil makan siang Pak Jacky menceritakan tentang diriku semasa sekolah dulu, tentu saja dengan bualannya sendiri, termasuk menyebut nama guru guru yang tidak kutahu namanya, aku hanya tersenyum dan salut akan kebohongannya. “kalau mbak memang berminat, aku bantu deh, jangan khawatir”
Pembicaraan terpotong saat Pak Jacky keluar kamar mandi dengan tubuh berbalut handuk. Kami berpelukan telanjang, menurunkan tegangan yang ada.




















