Tak lama Bima segera rebahan dikasur, ia sepertinya puas. Bokeb Namaku adalah Herman, sebagai seorang pebisnis muda aku sudah bisa dikatakan sukses. Ia seperti masih belum puas dengan hubungan intim yang baru saja terjadi.“Bim kamu masih kuatkan ibu masih kepengin lagi. Kalau kamu mau coba bawa bantal kecil itu kemari Bim.” Pinta istriku.Bima pun segera bangkit dan mengambil bantal kecil yang ada di kursi, kemudian memberikannya pada Ivana istriku. “Belum bu sama ibu justru yang pertama karena saya kaget ketika melihat ibu telanjang lalu mainin punya saya.”jawabnya.“Jadi kamu masih perjaka, kalau gitu kamu suka ngak ma tubuh ibu?” Tanya istriku. Hal ini membuat aku dan Ivana cukup terpukul, namun kami berdua telah berjanji bahwa ini hanya rahasia diantara kami berdua.Pada tahun keempat perkawinan




















