hebat..” Bu Anis menjawab. Bokeb “Eh.. Setelah roknya terlepas dia melepaskan kutang dan mencopot celana dalamnya.Dan kini terpampang didepanku tubuh sintal yang aku angan-angankan. masa Ibu enak-enakan tidur padahal tadi kan Ibu datang terlambat” Bu Anis menjawab.“Ya nggak apa-apa, Ibu kan sibuk juga” Aku menyahut. Darahku terasa mengalir semakin kencang menduga apa yang akan terjadi saat Bu Anis melihat aku hanya memakai celana dalam. uh.. baring.. “Bu Anis.. awas lho jangan.. Bagai disambar petir di siang bolong mendengar tawaran itu tanpa ragu-ragu aku mengiyakan. Tangannya yang satu berpegangan pada pinggiran bak semen. Sementara yang lainnya persipan untuk kegiatan pagi itu yaitu jalan-jalan berkeliling.Sampailah aku pada tempat yang kami tuju.




















