Kembali kami berpelukan, berciuman, hingga tanpa sadar aku memegang payudaranya Anisa yang montok itu, dia diam saja, bahkan seperti meningkat nafsu birahinya. Aku demikian pula, semakin menekan ‘Mr. Bokep Thailand Veggy’nya, dan menekannya dalam-dalam. Dia cuek saja, payudaranya nampak samar-samar dalam gelap itu. Aku tanpa basa basi lagi langsung bugil. Sedangkan teman – teman cewek lainnya terdiri dari cewek-cewek bawel tapi cantik-cantik dan periang, cowoknya, terus terang saja, semuanya bandit asmara ! Kami tak peduli lagi dengan dinginnya malam, gatalnya semak-semak. Lalu aku pulang.Hari-hari berikutnya di sekolah, hubunganku dengan Anisa guru biologiku, nampak wajar-wajar saja dari luar. Sebab seluruh baju yang kami bawa basah kuyup oleh hujan.










