Akhirnya aku buka pintu menengok keluar, dia masih di sana. Sampai akhirnya kita mau berpisah, dia minta nomor teleponku yang personal. Bokep Tobrut Ternyata tetap seindah kemarin dulu. Tidak keras, tapi cukup membuat dia kaget. Kelvin datang mendekati, barangkali ingin ikut mengamati, tetapi tidak ada komentar lain yang keluar dari mulutnya. Aku harus menjemput mobilku dan pulang ke rumahku sendiri. Matanya langsung menangkapku. Dan kali ini Sabtu ditolak, dia minta Jumat malam. “Ngapain dia mau ikut-ikut bayar”, pikirku. “Khristi di sini.”
“Hai Khristi.




















