Dia terus menekan kepala saya dan menaik-turunkan pinggulnya.“Ah.. Ternyata Raisa masih di kamar mandi, dan beberapa menit kemudian keluar dengan hanya memakai handuk yang dililitkan di badannya.Handuk yang saya pinjamkan tidak terlalu besar, sehingga hanya mampu menutupi sebagian buah dada dan sedikit pahanya. Film Porno ah.. Pasti dia sudah sering melakukannya dengan bekas pacarnya, pikir saya. Saya sendiri mandi di ruang depan.Begitu selesai mandi, saya ke kamar saya untuk melihat apakah Raisa sudah selesai atau belum. Sambil Raisa terus mengulum dan menjilati kemaluan saya, saya sendiri juga mulai menjilati kemaluannya.




















