Daster bibi yang tersingkap hingga ke pinggang, kurapikan agar tak mengganggu gerakanku nanti.Inilah saatnya. Aku ngantuk. Bokep Family aku mengangguk sambil mengacungkan jempolku.Ada apa nih, bisik-bisik sambil senyum-senyum? Bibi rindu paman ya? Ugh, susah sekali. Kudengar nafas bibi juga sudah mulai berat. kataku meyakinkan.Bibi tampak berpikir, lalu. Bibi nanti malu. aku berbohong. dia menjawab diplomatis.Aku ingin bertanya lagi, tapi sudah keburu maniku muncrat duluan. sahutku bangga.Hmm, pantes aja… Bibi bergumam.Pantes apanya? Menjelang tahun ketiga pernikahan mereka, pekerjaan paman mengharuskan paman sering berkeliling ke kota-kota besar, hingga kadang baru dua minggu bahkan sebulan, paman baru pulang.Entahlah, karena mungkin ketidakhadiran momongan yang tak kunjung datang, membuat mereka jauh lebih memperhatikanku.




















