Meski enggan mengakuinya, perojokan Bayang Ireng mendorongnya menuju nikmat paripurna. Bagaimana? Bokep SMA Sahabatnya itu telah ditemukannya, dalam keadaan bersimpuh menghadap sosok bertubuh besar yang duduk di tengah, di depan candi yang runtuh. Sekar tak jelas melihat wajah sosok itu, hanya bisa melihat tubuhnya yang besar, rambutnya yang panjang berantakan, dan kedua pahanya yang sangat besar dan panjang sehingga membuat Ratri yang berada di antara kedua paha itu tampak kecil. Suasana hening namun di tengah pelataran terlihat satu sosok perempuan yang menari, seolah di sekelilingnya ada gamelan yang mengiringi. Dia terkapar dan tak langsung bisa bangun.Bayang Ireng muncul di hadapan Sekar. “Den Sekar, mohon ampun, sebenarnya ini karena kami tidak melakukan tugas kami sebagai kepala desa dengan benar,” kata bapak Ratri, si kepala desa.




















