“Justru disitulah kuncinya. Apa syaratnya?”
“Cici harus berangkat berdua ke dukun itu. Bokeb Aku seakan berada di suatu tempat fantasi yang indah, bukan lagi di bumi. Perasaanku berbunga-bunga dan perlahan burungku mulai mengeras. Wangi shampoo Mama dan bau tubuh Mama bercampur di hidungku. Nafasnya yang mulai memburu mengeluarkan suara desahan nafas yang ditahan. Dan ritual sumpah itu dilakukan. Cepaaat……….!! Bila tidak ada, maka kami berdua mohon agar kamu melupakan semua ini dan memaafkan kami berdua.”
“Bila ada perubahan dan usaha kita untung?”
Mama hanya menggeleng,
“Kita lihat saja nanti.”
Kemudian Mama menghampiriku. Perasaanku berbunga-bunga dan perlahan burungku mulai mengeras. Entah apakah Mama menyadarinya…
Namun reaksi Mama hanya terus mengerang, namun pipinya kini diusap-usapkan ke pipiku.




















