Aku sungguh bodoh, ranti yang dibawah tekanan orangtuanya masih saja kuberikan beban yang akan terus merasuki pikirannya. Tubuh kami berpelukan tanpa celah, dadanya yang montok menyentuh dadaku, tubuhnya yang bahenol ini kini menjadi milikku sementara. Bokep “Diingat tuh, tar bangkrut kita kalau dihutangin terus…”, kata Syamsul menyindirku. Kpn mw byr?’. “Ini loh ma yang tadi pagi Anti cerita…”, kata ranti menjelaskan ke ibunya. Wajat saja sih, selain penampilanku yang berantakan dan status ekonomu yang suram, tidak ada satu wanita pun yang tertarim padaku. “Hahaha, KTP tembak cuma lima ribu bisa dapat Din… Ini kan KTP kabupaten, gampang dapatnya…”, aku kemudian ditakuti Syamsul hingga aku segera mencari no hp-nya. “Kalau yang biasa cuma dua puluh lima ribu, yang bagus tiga puluh lima ribu…”, jawabku.




















