Inilah pertama kali aku menyentuh dada seorang gadis, sepanjang umurku. Aku menutup bagian depan celanaku yang basah dengan tas sekolahku. Bokeb “Aku, Kak.., Aku”, Jawabku. Tangan Kak Tinapun tetap meraba pahaku. Sampai saat ini masih kuingat. Aku salah tingkah. Aku tak percaya. Aku yang masih bocah terus membacanya. Seerr, darahku semakin berdesir. Dia tidak melarang. “Ya sudah, ganti pakaian dan makan.., Aku siapkan dulu”
Aku masuk kamar, lalu mengambil celanaku. “Sapto. “Tapi kan saya ingin tahu. Terkadang mengelusnya, terkadang mengusap sampai ke pangkal pahaku. Pasti dia tak sadar kalau tanganku tanpa sengaja telah terlempar ke tubuhnya. Sejak malam itu, setiap malam aku melakukan hal itu. Saat itu sikuku menyenggol rak sepatu. Aku segera pulang.




















