Aku jawab dengan nada yang ramah serta menebar senyuman yang memikat hati Ramah agar dianya dapat yakin dan percaya. Kami langsung menuju ke arah Simalingkar salah satu café and bar dekat Hotel Royal Sumatera. Bokep Tobrut Ramah bertanya lagi ” bang ayo donk…! Rahma (nama samaran) gadis yang malang penuh dengan siksaan dan paksaan orang tua, yang akhirnya terjun kedunia hitam jadi bulan-bulanan nafsu sex para lelaki hidung belang. Yang pasti aku tidak tahu persis apa cerita orang itu, hanya melihat Ramah dipeluk silaki-laki tadi dengan erat sambil mencium bibir Ramah di tengah-tengah lampu yang samar-samar. Aku berusaha meyakininya dengan rasa sayang, kukecup pipinya yang menandakan aku bukan untuk mempermalukannya. Dengan keluguan Ramah banyak sekali para lelaki satu lokalnya menaruh hati sama aku.




















