iya Pak”, sahutku sekenanya.“Tolong perhatikan”, timpalnya.“Baik Pak” jawabku.Sialan makiku dalam hati apes banget aku apalagi ditambah dengan ledakan tawa seisi kelas yang membuatku sangat kesal. Bokep Thailand ohh.. ahh.. iya Pak”, sahutku sekenanya.“Tolong perhatikan”, timpalnya.“Baik Pak” jawabku.Sialan makiku dalam hati apes banget aku apalagi ditambah dengan ledakan tawa seisi kelas yang membuatku sangat kesal. Namun sesuatu menghambat niatku saat aku melihat Bpk. Aku sangat terpesona sehingga aku membayangkan dapat bercinta dengannya, dan tak kusadari vaginaku telah basah.“Vina!”, tegurnya melihatku tidak konsentrasi.“Eh.. ooooh..” Dan spontan aku menjambak rambutnya tanpa mempedulikan lagi status antara kami. aaah.. Akhirnya kuikuti terus pelajaran dengan hati tidak menentu.Seusai sekolah, aku langsung berlari menuju mobilku yang kubawa sendiri dan kuparkir dekat halaman sekolah, aku berniat langsung pulang mengerjakan PR-ku yang seabreg.




















